Cara Memilih Regulator Lpg

ada banyak jenis regulator lpg.

untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha rumah tangga regulator ada dua jenis yaitu regulator tekanan tinggi dan regulator tekanan rendah.

regulato tekanan tinggi biasanya di pakai untuk oven besar, untuk kompor “joooss” penjual nasi/mie goreng, atau untuk beberapa type water heater (pemanas air untuk mandi).

reg tinggi 1   reg tinggi
ciri regulator tekanan tinggi, ada knop putar pegatur tekanan pada bagian atas membran regulator yang bisa mengatur besar kecilnya gas yang keluar.

regulator tekanan rendah dipakai untuk hampir semua jenis dan merk kompor gas yang di pakai ibu ibu dirumahnya.

yang kita bahas dalam blog ini adalah regulator jenis tekanan rendah.

dari sekian banyak jenis dan merk regulator yang beredar di masyarakat…. mulai yang murah puluhan ribu hingga mahal ratusan ribu….manakah yang terbaik?.

win   reg   qreg   biogaz     reg bluegazkopana

semua regulator yang sudah ber sni ..baik yang murah hingga mahal…pada dasarnya baik dan bisa dipakai dengan aman.

yang membedakan adalah ketahanannya,… seberapa lama regulator itu tetap dalam kondisi baik ditentukan oleh kualitasnya dan penggunaannya.

misal anda memakai regulator yang harga 20ribu atau regulator pembagian pemerintah, _anda jarang memasak atau mengganti tabung lpg dan anda berhati hati dan dengan lembut memperlakukan regulator itu dalam pemasangannya ketabung. tentu regulator anda tidak akan cepat rusak _dibandingkan tetangga yang memakai regulator yang ratusan ribu tapi cara pakai kasar tdk pernah dirawat dan full time untuk masak,… mungkin untuk catering atau depot hingga setiap hari harus ganti tabung… bisa bisa justru regulator anda yang lebih awet…(apalagi kalau tidak pernah dipakai….dijamin awet bro..he..he..he..).

pak regulator saya otomatis lho…..?

semua regulator sni bertekanan rendah untuk kebutuhan rumah tangga dari sononya sudah otomatis… artinya semua regulator tekanan rendah sudah dirancang untuk menutup secara otomatis ketika ada kebocoran…(tepatnya ketika ada gas keluar dari regulator yang melebihi toleransi gas yang diperbolehkan keluar).

misal satu regulator tekanan rendah digunakan untuk lebih dari 2 kompor 2tungku, mungkin tiga kompor hingga 8 kompor dengan sistem selang bercabang…(wah yang begini ini jangan ditiru)…pasti ketika semua tungku dinyalakan regulator akan menutup dengan otomatis.
misal lainnya jika anda cuma memakai 1kompor 1tungku dan selang anda lepaskan tiba tiba, maka regulator juga akan menutup secara otomatis.

jadi pada dasarnya semua regulator tekanan rendah sudah dirancang otomatis seperti itu.

problem yang sering timbul adalah ketika regulator itu macet yaitu menutup tidak mau membuka ketika kompor dinyalakan, atau regulator macet membuka tidak mau menutup ketika ada kebocoran gas keluar di atas toleransi.

kalau cuma macet menutup paling resikonya anda di omeli karena masakan tidak bisa disiapkan.
tapi bagaimana jika macet terbuka ketika ada kebocoran selang robek?…nah inilah salah satu penyebab kebakaran atau terjadinya ledakan gas lpg.

yang perlu anda ketahui…secara umum sistem otomatis regulator lpg dibuat dengan meletakkan sebuah butiran logam …(yang ukurannya sdh disesuaikan)….di ujung regulator…(arah keluarnya gas).

sering terjadi sebutir logam tersebut tidak bisa bergerak leluasa untuk menutup atau membuka karena ada kotoran bisa karena karat atau gumpalan debu atau minyak yang melekat di dalam ujung regulator tersebut.

cara mengatasi adalah bersih kan kotoran tersebut atau tepuk tepuk ujung regulator agar sebutir logam itu kembali keposisi semula.

yang tidak disarankan adalah membuang butiran logam itu…karena itu membuat regulator anda tidak otomatis lagi.

nah biasanya regulator dengan kualitas baik akan mengurangi kemungkinan timbulnya problem tersebut, bisa dengan meningkatkan kualitas bahan dan rancangan regulatornya.

pak saya mau beli regulator yang bagus….bagaimana cara memilihnya pak?

gampang….kalau mau bagus dalam arti harganya…ya cari yang paling murah…

kalau cari bagus dalam arti kualitasnya….bisa dengan cara sederhana…

pertama, bisa dilihat dari harganya karena kualitas bagus umumnya harganya tidak murahan.

kedua bisa dilihat dari beratnya…mengingat bahan pembuatan regulator yang ada dipasaran sekarang, maka berat regulator menunjukkan kualitas bahan pembuatannya… semakin berat semakin bagus …tentu pertimbangkan juga ukuran regulatornya.

regulator yang dibuat dari bahan yang berkualitas tentunya tidak mudah aus dalam penguncian dan pemasangan.

cara ketiga adalah mendengar kesaksian para pemakainya…coba anda tanyakan pada siapapun yang anda kenal: regulator apa yang mereka pakai? dan bagaimana komentarnya tentang regulator itu?…kumpulkan pendapat mereka untuk bahan pertimbangan dalam memilih regulator.

cara keempat adalah layanan purna jualnya…biasanya barang bagus punya garansi produk atau servis dan tidak mempersulit layanan jika ada komplain. berapa lamapun pembelian anda, jika anda dilayani dengan baik tentu menunjukkan kualitas perusahaan dan produknya.

cara kelima tentu dari anda sendiri….pengalaman anda memakai suatu jenis regulator akan menentukan keputusan anda untuk membeli dengan merk yang sama atau mencoba yang lainnya.

pak regulator saya garansi seumur hidup….???…./>>>**&&%$#

anda perlu hati hati dengan jaminan ini……..jangan dimasukkan ke hati….???

ada 2 kemungkinan yang dimaksud.
pertama bisa jadi maksudnya garansi berlaku “seumur hidupnya barang itu”….
artinya jika barangnya mengalami kerusakan berarti sudah tidak hidup dan garansi tak berlaku…dikalangan sales sudah biasa plesetan seperti ini.
kedua mungkin maklsudnya garansi servis yaitu jasa layanan tidak dikenakan tarif tapi ada penggantian ongkos transport…dan ini berlaku selama si penanggung jawab masih bisa dihubungi.
kesimpulannya tidak ada garansi ganti barang baru gratis selamanya.

begitulah sepenggal selukbeluk regulator yang perlu di pahami. …monggo di manfaatkan infonya.